Pabuaran, 18 Oktober 2024 (KUA Pabuaran)
Penyuluh Agama Islam PPPK Kantor Urusan Agama (KUA) Pabuaran, Jehan Ahmad Z. A., S.Sy, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Jami’atul Khoer yang berlokasi di Kampung Cijengkol, Desa Pringkasap, pada hari ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jamaah setempat yang antusias mendengarkan kajian yang disampaikan.
Pada kesempatan ini, Jehan Ahmad Z. A. mengangkat tema tentang keutamaan diam atau menghindari banyak bicara, berdasarkan ajaran dari kitab Nashoihul Ibad, sebuah kitab klasik yang sarat dengan nasihat moral dan bimbingan keagamaan.
Dalam penyuluhannya, Jehan menjelaskan bahwa diam bukan hanya sekadar menahan diri dari berkata-kata, tetapi juga merupakan bentuk introspeksi dan cara untuk menghindari perkataan yang tidak bermanfaat. Berdasarkan pandangan yang disampaikan dalam Nashoihul Ibad, diam bisa menjadi sarana untuk menjaga lisan dari dosa, menjaga kehormatan diri, dan menumbuhkan kebijaksanaan.
Jehan juga menekankan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” Hal ini menegaskan pentingnya berbicara hanya hal-hal yang positif dan bernilai manfaat, serta mencegah diri dari perkataan yang sia-sia atau bahkan merugikan orang lain.
“Kita sering kali tergoda untuk berkata-kata tanpa memikirkan dampaknya, dan inilah salah satu penyebab munculnya konflik. Dengan diam dan merenungkan apa yang akan kita ucapkan, kita dapat menghindari banyak kesalahan dan menjaga ketenangan hati,” ujar Jehan Ahmad Z. A. dalam penyuluhannya.
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para jamaah bertanya seputar cara-cara praktis untuk mengendalikan lisan dalam kehidupan sehari-hari.











