Pabuaran, 7 Januari 2025 (KUA Pabuaran)
Hari ini, sebanyak empat pasang calon pengantin mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan pranikah yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pabuaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada pasangan yang akan menikah mengenai hak dan kewajiban dalam berkeluarga serta nilai-nilai dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala KUA Pabuaran, H. Muhamad Yusuf, S.Ag. Dalam sambutannya, H. Muhamad Yusuf menekankan pentingnya bimbingan pranikah bagi calon pengantin. Ia mengatakan, “Bimbingan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan pasangan calon pengantin agar lebih matang dalam menghadapi kehidupan berumah tangga. Tujuan kami adalah untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan sesuai dengan ajaran Islam.”
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi materi yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pabuaran, Abdul Rohmat Sapawi. Dalam penyampaiannya, Abdul Rohmat menjelaskan berbagai aspek penting dalam kehidupan berkeluarga, mulai dari komunikasi yang efektif antara suami dan istri, hingga cara menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berumah tangga. “Bimbingan perkawinan ini sangat penting untuk mempersiapkan mental dan spiritual calon pengantin agar mereka siap menjalani kehidupan berkeluarga yang penuh tanggung jawab,” ujar Abdul Rohmat.
Para calon pengantin yang hadir tampak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka mendengarkan dengan seksama setiap materi yang disampaikan, serta aktif bertanya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan pernikahan.
Salah satu peserta, Dewi Puspitasari, mengungkapkan perasaan senangnya bisa mengikuti bimbingan ini. “Saya merasa lebih siap setelah mendapatkan banyak informasi dan nasihat tentang bagaimana cara menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” ungkapnya.
Kegiatan bimbingan perkawinan pranikah ini merupakan program rutin yang diadakan oleh KUA Pabuaran sebagai bagian dari upaya mempersiapkan calon pengantin untuk memasuki kehidupan rumah tangga yang sehat dan penuh kebahagiaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada calon pengantin tentang pentingnya persiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Dengan adanya bimbingan seperti ini, diharapkan calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan menjalani kehidupan berumah tangga yang penuh dengan kasih sayang, saling pengertian, dan kerjasama.











