Pabuaran, 3 Desember 2024 (KUA Pabuaran)
Empat pasang calon pengantin mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan pranikah yang diselenggarakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Pabuaran hari ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar mereka lebih siap menghadapi kehidupan pernikahan, baik dari segi mental, spiritual, maupun sosial.
Sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Aan Hidayat, Penyuluh Agama Islam KUA Pabuaran, menyampaikan berbagai materi penting terkait pernikahan. Dalam paparannya, Aan Hidayat menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara suami dan istri, pengelolaan konflik dalam rumah tangga, serta tanggung jawab masing-masing pasangan dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
“Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang komitmen dan tanggung jawab bersama. Dengan memahami prinsip-prinsip ini, diharapkan para calon pengantin dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis,” ujar Aan Hidayat di hadapan para peserta.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini berlangsung dengan interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi simulasi dan latihan, seperti cara menyelesaikan masalah dalam rumah tangga dan mengelola keuangan keluarga. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada peserta tentang kehidupan setelah menikah.
Kepala KUA Pabuaran, H. Muhamad Yusuf, S.Ag, menyatakan bahwa bimbingan perkawinan pranikah ini merupakan program rutin yang wajib diikuti oleh setiap calon pengantin yang mendaftarkan pernikahan di KUA. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan yang akan menikah memiliki bekal yang cukup untuk membangun rumah tangga yang kokoh,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para calon pengantin dapat memasuki jenjang pernikahan dengan lebih matang dan siap menghadapi segala dinamika dalam rumah tangga. KUA Pabuaran terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembentukan keluarga yang harmonis dan berkualitas.









