Pengajian Rutin KUA Pabuaran: Menggali Hikmah Kitab Kifayatul Akhyar

Pabuaran, 18 Desember 2024 (KUA Pabuaran)

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pabuaran menggelar pengajian rutin setiap hari Rabu pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai KUA Pabuaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman agama dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara pegawai.

Pengajian yang berlangsung di aula KUA ini dimulai pukul 08.00 WIB. Dalam setiap sesi, para pegawai bersama-sama mendalami kitab “Kifayatul Akhyar” karya Syekh Taqiyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Husaini. Kitab ini merupakan salah satu rujukan penting dalam fiqh mazhab Syafi’i yang membahas berbagai persoalan hukum Islam secara rinci dan sistematis.

“Pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan keagamaan para pegawai KUA, sehingga mereka tidak hanya berperan sebagai pelayan masyarakat dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga mampu memberikan bimbingan agama yang lebih mendalam,” ujar Kepala KUA Pabuaran, H. Muhamad Yusuf, S.Ag.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, pengajian dipandu oleh salah satu ustaz atau pemateri yang kompeten dalam bidang fiqh. Materi dari kitab “Kifayatul Akhyar” dibahas secara mendalam, disertai dengan diskusi interaktif untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh peserta.

“Dengan mempelajari kitab ini, kami berharap para pegawai dapat memahami lebih baik prinsip-prinsip dasar dalam Islam, seperti tata cara ibadah, hukum muamalah, hingga berbagai hal terkait pernikahan dan keluarga yang sering menjadi konsultasi masyarakat,” tambah Jehan Ahmad Z.A., S.Sy.

Kegiatan pengajian rutin ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama pegawai. Selain belajar, para peserta juga memanfaatkan momen ini untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan saling memberikan motivasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Salah satu peserta, Aan Hidayat, mengungkapkan manfaat dari pengajian ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk menambah wawasan agama dan memperbaiki cara kami memberikan layanan kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pengajian rutin di KUA Pabuaran ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk mengintegrasikan pembinaan spiritual dalam rutinitas kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari upaya memperkokoh fondasi keislaman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.

 

Bagikan