Pabuaran, 12 Maret 2025 (KUA Pabuaran)
Kegiatan Safari Ramadhan tingkat Kecamatan Pabuaran berlangsung khidmat di Masjid Darussalam, Kampung Cilekor 2, Desa Kadawung. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta jajaran pemerintahan, termasuk Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pabuaran, H. Muhamad Yusuf, dan Penyuluh Agama Islam KUA Pabuaran.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Pabuaran, Imam Supardan, Kapolsek Pabuaran, Danramil Pabuaran, Kepala Puskesmas Pabuaran, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Pabuaran, Tim Penggerak PKK (TP PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta masyarakat setempat. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Pabuaran, H. Muhamad Yusuf, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan. “Momentum Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat hubungan sosial antarwarga,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pabuaran, Jehan Ahmad. Dalam tausiyahnya, ia membahas tiga tingkatan puasa menurut Imam Al-Ghazali:
Puasa Umum – Menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa secara lahiriah.
Puasa Khusus – Tidak hanya menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, tetapi juga menjaga anggota tubuh dari perbuatan dosa, seperti menghindari perkataan sia-sia, menjaga pandangan, dan mengendalikan amarah.
Puasa Khususul Khusus – Tingkatan tertinggi dari puasa, yakni menjaga hati dan pikiran dari segala bentuk godaan duniawi serta fokus sepenuhnya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Tausiyah tersebut memberikan wawasan mendalam bagi masyarakat untuk memahami esensi puasa yang lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana penyucian jiwa.
Camat Pabuaran, Imam Supardan, dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam kegiatan ini. “Safari Ramadhan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membangun sinergi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang religius dan sejahtera,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui UPZ Kecamatan Pabuaran. Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan keberkahan.
Dengan adanya Safari Ramadhan ini, diharapkan semangat keagamaan dan kepedulian sosial semakin meningkat di Kecamatan Pabuaran. Masyarakat pun diajak untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.













